Keinginan makan Anda tidaklah acak. Itu adalah bagian dari kode biologis tubuh Anda, serangkaian sinyal yang dapat memberi tahu Anda banyak tentang apa yang terjadi di dalam tubuh. Terkadang keinginan tersebut bersifat emosional atau kebiasaan, tetapi di lain waktu, keinginan tersebut menunjukkan celah nutrisi nyata, ketidakseimbangan, atau stres yang coba diperbaiki oleh tubuh Anda.
Jika Anda belajar membaca sinyal-sinyal itu seperti seorang detektif, Anda dapat mulai menemukan kekurangan nutrisi sebelum mereka berubah menjadi masalah yang lebih besar. Itu tidak berarti setiap keinginan cokelat adalah diagnosis, tetapi itu berarti keinginan Anda dapat menjadi petunjuk yang berguna ketika Anda memperhatikan polanya.
Mengapa Memantau Keinginan Makan Lebih Penting daripada yang Orang Pikirkan
Keinginan makan sering dianggap sebagai kurangnya kemauan atau makan emosional, tetapi itu juga bisa menjadi cara tubuh Anda untuk mencoba mendapatkan sesuatu yang dibutuhkannya. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa keinginan makan terkadang bisa menjadi tanda kekurangan nutrisi, dan bahwa tubuh secara alami mencari makanan yang kaya akan nutrisi tertentu ketika kekurangan nutrisi tersebut.
Itulah gagasan inti di balik “menguak kode biologis tubuh Anda”: otak dan tubuh Anda terus-menerus memantau keadaan internal Anda, dan ketika ada yang tidak beres, mereka mengirimkan sinyal kepada Anda. Terkadang sinyal itu muncul sebagai keinginan makan tertentu.
Bagian yang rumit adalah bahwa keinginan makan tidak selalu bersifat langsung. Penelitian menunjukkan bahwa banyak keinginan dipengaruhi oleh stres, tidur, hormon, dan kebiasaan, bukan hanya kadar nutrisi. Tetapi beberapa pola cukup kuat sehingga dapat menjadi petunjuk yang berguna jika Anda tahu cara menginterpretasikannya.
Pola Pikir Detektif: Pola, Bukan Keinginan Sesaat
Aturan pertama untuk menjadi detektif diet Anda sendiri adalah mencari pola, bukan keinginan sekali-sekali. Satu keinginan cokelat bukanlah diagnosis. Keinginan cokelat yang berulang dan intens disertai kelelahan, kram otot, atau tidur yang buruk lebih bermakna.
Perhatikan:
- Seberapa sering keinginan itu muncul.
- Jam berapa keinginan itu muncul.
- Apa yang Anda rasakan (lelah, stres, mudah marah, kabut otak).
- Seperti apa pola makan Anda secara keseluruhan.
- Apakah keinginan itu berkurang ketika Anda mengubah pola makan atau tidur Anda.
Pendekatan berbasis pola itulah cara Anda mulai mengubah keinginan yang samar menjadi petunjuk yang dapat ditindaklanjuti.
Keinginan Umum dan Apa Artinya
Keinginan Cokelat
Cokelat adalah salah satu keinginan yang paling sering dibicarakan dalam percakapan tentang kekurangan nutrisi. Banyak sumber mengaitkan keinginan cokelat yang gelisah atau intens dengan kekurangan magnesium, dan beberapa juga menyebutkan kemungkinan hubungan dengan tembaga, vitamin B, dan asam lemak esensial.
Seorang ahli mengatakan bahwa keinginan cokelat yang gelisah sering kali merupakan tanda kekurangan magnesium, dan bahwa keinginan akan kacang-kacangan dan buncis juga dapat menunjukkan rendahnya magnesium. Sumber lain mencatat bahwa batangan cokelat, terutama cokelat hitam, mengandung magnesium dan zat besi, dan bahwa keinginan cokelat dapat terkait dengan salah satu dari kekurangan tersebut.
Jika cokelat adalah incaran utama Anda, tanyakan pada diri Anda:
- Apakah Anda juga mengalami kedutan otot, kram, atau kelelahan?
- Apakah Anda merasa cemas, mudah marah, atau tidur Anda buruk?
- Apakah Anda makan sangat sedikit kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, atau sayuran hijau?
Jika ya, makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, dan sayuran hijau mungkin merupakan respons yang lebih cerdas daripada batangan cokelat.
Keinginan Gula dan Manisan
Keinginan gula yang terus-menerus sering dikaitkan dengan ketidakstabilan gula darah dan kekurangan mineral dan vitamin tertentu. Sumber mengaitkan keinginan gula dengan kekurangan kromium, magnesium, dan vitamin B, yang semuanya berperan dalam menstabilkan gula darah dan energi.
Kekurangan kromium dapat mengganggu keseimbangan gula darah Anda, menyebabkan energi rendah dan keinginan manis berikutnya, dan keinginan saat tegang atau suasana hati buruk mungkin berasal dari kekurangan vitamin B. Keinginan gula dapat berasal dari berbagai kekurangan, termasuk kromium, fosfor, belerang, dan triptofan.
Tanyakan pada diri Anda:
- Apakah Anda merasa gemetar, mudah marah, atau kabut otak di antara waktu makan?
- Apakah Anda mengandalkan karbohidrat olahan dan camilan manis untuk energi cepat?
- Apakah Anda makan sangat sedikit biji-bijian utuh, polong-polongan, kacang-kacangan, atau makanan kaya protein?
Jika ya, berfokus pada protein, serat, dan mineral seperti kromium dan magnesium dapat membantu menstabilkan gula darah Anda dan mengurangi keinginan seiring waktu.
Keinginan Asin
Keinginan akan camilan asin seperti keripik atau kentang goreng sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan elektrolit, terutama natrium, tetapi juga kalium dan terkadang kelelahan adrenal. Keinginan akan makanan asin dapat menunjukkan kekurangan natrium, sementara sumber lain mengatakan keinginan garam juga dapat terkait dengan dehidrasi dan kehilangan elektrolit.
Beberapa ahli juga mengaitkan keinginan garam dengan kekurangan omega-3 dan selenium, terutama bila dikombinasikan dengan kelelahan atau suasana hati yang buruk.
Pertanyaan yang perlu dipertimbangkan:
- Apakah Anda banyak berkeringat, berolahraga berat, atau berada di bawah tekanan kronis?
- Apakah Anda banyak minum air tetapi tidak cukup elektrolit?
- Apakah Anda makan sangat sedikit makanan utuh dan sebagian besar makanan olahan?
Jika Anda mengalami dehidrasi atau kekurangan elektrolit, menambahkan makanan kaya mineral, garam yang cukup, dan cairan yang cukup dapat membantu lebih dari sekadar mengambil lebih banyak keripik.
Keinginan Karbohidrat dan Roti
Keinginan akan roti, pasta, atau karbohidrat olahan lainnya dapat menjadi tanda beberapa hal: fluktuasi gula darah, tidur yang buruk, dan terkadang celah nutrisi tertentu. Keinginan akan karbohidrat seperti roti dan pasta dapat menunjukkan kekurangan nitrogen, sementara sumber lain mengaitkan keinginan karbohidrat dengan tidur yang buruk dan kebutuhan energi cepat.
Sumber lain mengatakan bahwa keinginan akan roti dan roti panggang disebabkan oleh jumlah nitrogen yang tidak mencukupi, dan bahwa keinginan akan biji-bijian olahan dapat menjadi gejala kekurangan folat.
Jika Anda terus-menerus meraih karbohidrat:
- Apakah Anda tidur buruk atau berada di bawah tekanan tinggi?
- Apakah Anda melewatkan protein saat makan?
- Apakah Anda makan sangat sedikit polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian, atau sayuran hijau?
Memperbaiki tidur, asupan protein, dan keseimbangan makanan secara keseluruhan sering kali mengurangi keinginan karbohidrat lebih efektif daripada mencoba menahannya dengan paksa.
Keinginan Es dan Bukan-Makanan
Keinginan akan es, tanah, atau benda bukan makanan lainnya adalah salah satu sinyal kekurangan yang paling spesifik. Mengunyah atau menginginkan es terus-menerus sangat terkait dengan anemia kekurangan zat besi, dan dorongan kuat untuk makan zat-zat bersahaja dan tidak dapat dimakan dikenal sebagai pica, yang paling sering dikaitkan dengan kekurangan zat besi, seng, atau kalsium.
Keinginan akan es, yang disebut pagofagia, sering terkait dengan rendahnya zat besi, dengan atau tanpa anemia, dan pica biasanya dikaitkan dengan kekurangan zat besi. Meningkatkan zat besi melalui makanan seperti bayam, lentil, atau daging merah dan memadukannya dengan vitamin C untuk penyerapan yang lebih baik sering kali dapat mengurangi keinginan tersebut.
Jika Anda menginginkan es atau benda bukan makanan:
- Apakah Anda merasa sangat lelah, pucat, atau sesak napas?
- Apakah Anda mengalami menstruasi berat, asupan zat besi rendah, atau masalah pencernaan?
- Apakah Anda sedang hamil atau baru saja melahirkan?
Ini adalah tanda bahaya yang layak didiskusikan dengan dokter, karena kekurangan zat besi dapat menjadi serius jika tidak ditangani.
Keinginan Daging Merah dan Protein
Keinginan yang kuat akan daging merah sering kali dapat menandakan kekurangan zat besi, seng, atau vitamin B12, yang semuanya melimpah dalam daging merah. Orang dengan keinginan terus-menerus akan daging merah mungkin kekurangan zat besi, dan sumber lain mengatakan kekurangan vitamin B12 dapat muncul sebagai anemia, energi rendah, dan keinginan akan daging.
Jika Anda tiba-tiba menginginkan steak atau burger:
- Apakah Anda vegetarian atau vegan tanpa perencanaan B12 dan zat besi yang cermat?
- Apakah Anda memiliki energi rendah, kabut otak, atau sering sakit?
- Apakah menstruasi Anda berat atau diet Anda rendah protein dan mineral?
Dalam kasus ini, mengatasi kekurangan zat besi, seng, dan B12 melalui diet atau suplemen dapat membantu mengurangi keinginan dan meningkatkan energi.
Keinginan Produk Susu dan Kalsium
Keinginan akan keju, susu, atau produk susu lainnya terkadang dapat menunjukkan celah kalsium atau zat besi. Jika Anda ingin makan keju, tahu, atau produk susu lainnya, kadar zat besi atau kalsium Anda mungkin rendah. Orang yang menginginkan produk susu seperti keju mungkin tidak mengonsumsi cukup kalsium.
Beberapa ahli juga mengaitkan keinginan akan minuman bersoda dan berkarbonasi dengan kekurangan kalsium dan magnesium.
Jika produk susu adalah keinginan Anda:
- Apakah Anda mendapatkan cukup makanan kaya kalsium seperti sayuran hijau, wijen, atau makanan yang diperkaya?
- Apakah Anda berada di bawah tekanan tinggi atau banyak minum minuman bersoda?
- Apakah Anda memiliki tanda-tanda rendah zat besi atau energi rendah?
Keinginan Makanan Berlemak dan Omega-3
Keinginan akan makanan berlemak dan karbohidrat secara bersamaan terkadang dapat mencerminkan kekurangan omega-3, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan suasana hati, kabut otak, atau suasana hati yang buruk. Seseorang dengan kekurangan omega-3 memiliki keinginan akan makanan manis, keju, makanan berlemak, dan karbohidrat, dan mungkin menderita episode suasana hati buruk dan kabut otak sesekali.
Jika Anda selalu meraih makanan berlemak, lembut, atau digoreng:
- Apakah Anda makan sangat sedikit ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, atau makanan nabati kaya omega-3?
- Apakah Anda mengalami masalah suasana hati, fokus, atau kulit kering?
- Apakah diet Anda secara keseluruhan sangat rendah lemak sehat?
Menambahkan makanan kaya omega-3 seperti ikan berlemak, biji rami, biji chia, dan kenari dapat membantu mengatasi jenis keinginan ini seiring waktu.
Keterbatasan Kode Keinginan
Penting untuk jujur tentang keterbatasan di sini. Banyak keinginan didorong oleh stres, kurang tidur, hormon, dan kebiasaan, bukan hanya kadar nutrisi. Penelitian menunjukkan bahwa keinginan umumnya disebabkan oleh faktor emosional dan lingkungan, dan tidak setiap keinginan berhubungan rapi dengan suatu kekurangan.
Beberapa keinginan, seperti yang menginginkan benda bukan makanan, sangat terkait dengan kekurangan spesifik seperti zat besi. Lainnya, seperti keinginan gula atau karbohidrat umum, lebih cenderung mencerminkan fluktuasi gula darah, tidur buruk, atau stres daripada satu vitamin yang hilang.
Itulah sebabnya keinginan adalah petunjuk, bukan diagnosis. Keinginan paling baik digunakan sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar yang mencakup diet, tidur, stres, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Cara Menjadi Detektif Diet Anda Sendiri
Untuk menguak kode biologis tubuh Anda, mulailah memperlakukan keinginan sebagai data:
- Catat apa yang Anda inginkan, kapan, dan apa lagi yang terjadi.
- Cari pola selama berhari-hari dan berminggu-minggu.
- Periksa kualitas diet Anda secara keseluruhan dan waktu makan.
- Pertimbangkan tingkat tidur, stres, dan aktivitas.
- Gunakan solusi berbasis makanan terlebih dahulu sebelum beralih ke suplemen.
Jika pola keinginan terus berlanjut, atau jika Anda memiliki gejala seperti kelelahan, kerontokan rambut, kabut otak, atau sering sakit, ada baiknya didiskusikan dengan dokter dan mungkin memeriksakan kadar zat besi, B12, magnesium, dan nutrisi penting lainnya melalui laboratorium.
Kesimpulan
Keinginan Anda adalah bagian dari kode biologis tubuh Anda, serangkaian sinyal yang dapat membantu Anda menemukan kekurangan nutrisi jika Anda tahu cara membacanya.
Cokelat dapat menunjukkan magnesium, gula dapat menunjukkan kromium dan vitamin B, garam dapat menunjukkan elektrolit, es dapat menunjukkan zat besi, daging merah dapat menunjukkan zat besi dan B12, dan makanan berlemak dapat menunjukkan omega-3, tetapi kuncinya adalah mencari pola, bukan keinginan sesaat.
Dengan menjadi detektif diet Anda sendiri, Anda dapat mengubah keinginan dari pemicu rasa bersalah menjadi petunjuk berguna yang membantu Anda menyempurnakan nutrisi dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Sources:
